Wavy Tail

Jumat, 25 November 2016

#251116TM2-Strategi Transportasi Darat

-Transportasi darat adalah segala bentuk transportasi menggunakan jalan untuk mengangkut penumpang atau barang. Bentuk awal dari transportasi darat adalah menggunakan kuda, keledai atau bahkan manusia untuk membawa barang melewati jalan setapak.
-Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan sebagai jembatan “mengapung” yang berfungsi menghubungkan jaringan transportasi darat yang terputus; kegiatan angkutan feri yang mengangkut penumpang dan kargo melalui sungai dan perairan; mempunyai rute yang tetap dan jadwal regular, serta bangunan kapal ferry yang berbentuk khusus.
Angkutan sungai, danau dan penyeberangan diperlukan sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan aksebilitas yang lebih baik sehingga dapat mengakomodasi peningkatan kebutuhan mobilitas penduduk melalui jaringan transportasi darat yang terputus di perairan antar-pulau, sepanjang daerah aliran sungai dan danau, serta berfungsi melayani transportasi yang menjangkau daerah terpencil dan daerah pedalaman.
-Angkutan kota atau biasa disingkat Angkot atau Angkota adalah sebuah transportasi umum dengan rute yang sudah ditentukan. Tidak seperti bus yang mempunyai halte sebagai tempat perhentian yang sudah ditentukan, angkutan kota dapat berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang di mana saja. Jenis kendaraan yang digunakan adalah Mini Bus atau bus kecil.

Deret ukur dengan jumlah transport tidak sesuai yang menyebabkan macetnya di Ibukota. Lahan yang terbatas, pengptimalan pemanfaatan jalan yang sudah ada, yaitu dengan:
-pendayagunaan fassilitas jembatan timbang.
-pendayagunaan fasilitas keselamatan jalan.
-penyediaan subsidi keperintisan & sarana keperintisan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wavy Tail